Showing posts with label Maafih Musykilah. Show all posts
Showing posts with label Maafih Musykilah. Show all posts

Jin dan Kebiasaan Mereka

Keterangan Syeikhul Islam -rohimahulloh- tentang JIN dan kebiasaan mereka...
=====
Jin itu seperti manusia, ada yang mukmin taat, ada yang muslim jahil, atau (muslim) munafik, atau (muslim) pendosa, dan ada juga yang kafir. Setiap jenis ini akan condong kepada yang sejenis dengannya.
Adapun (kekuasaan) yang diberikan Allah kepada (Nabi) Sulaiman, itu di luar kekuasaan jin dan manusia, karena tidak ada seorangpun yang bisa menguasai jin secara mutlak dalam hal kepatuhan kepadanya.
Tidak ada seorangpun yang bisa memanfaatkan mereka kecuali dengan imbalan, bisa jadi imbalan itu berupa tindakan tercela yang disukai jin, atau berupa ucapan yang dapat menjadikan setan tunduk kepadanya, seperti mantera-mantera dan jampi-jampi.
Setiap jin itu ada atasannya, maka bisa jadi mereka melayani sebagian orang karena kepatuhan dia kepada jin yang di atasnya, sebagaimana ada sebagian orang yang melayani orang lain karena perintah penguasa untuk melayaninya, karena sebuah kitab yang bersamanya dari penguasanya, padahal sebenarnya dia tidak suka melayaninya, dan bisa saja mereka mengambil kitab itu darinya lalu tidak melayaninya, dan bisa saja mereka membunuhnya, atau menjadikannya pesakitan, makanya banyak manusia yang dibunuh jin.

Dari Arab dengan Cerita


TKW Indonesia Hebat



 
Kata Abah (bapak majikanku) dulu ada pembantu Indonesia kabur dari rumah ini, dari dalam manjat menggunakan tangga kemudian lompat dari pagar setinggi 3 meter kebetulan samping rumah ini tanah kosong berpasir. Makanya sejak kejadian itu tangga aluminium punya Si Abah dikerangkeng dan digembok menggunakan seling diikatkan pada pohon kurma. Kukira dulu takut dimaling orang atau takut takut Si Tangganya lari minggat, nggak tahunya takut digunakan pembantu manjat pagar untuk kabur........hehehe.
Tapi setelah Abah pembantunya orang Ethiophia tangga itu kerangkengnya dilepas waktu saya lihat kemarin. Mana berani TKW Ethiophia melompat pagar setinggi 3 meter, klw TKW Indonesia hebat namanya juga turunan bangsa pejuang ingin merdeka (bebas) ya harus berani lompat.........hehehe.[]

Catatan Akhir Pekan: Rindu Indonesia

Mengingat sesuatu yang terlewat dalam hidup kita, bisa karena dua kemungkinan; hal yang terindah ataupun sebaliknya karena sesuatu tersebut adalah yang buruk. Jika yang indah yang diingat, maka perasaan untuk kembali kuat merasa, tetapi jika keburukan ada rasa malu bercampur penyesalan (semoga menjadi pelajaran di kemudian hari).

Hari-hari ini, hati dan pikiran ini mengajak mengenang yang pernah saya alami. Begitu kuatnya, kadang tampak nyata terlihat dalam lamunan dan impian sebagai bunga tidur.

Mana Orang Arabnya?

Teman kami, Agus, seorang sopir trailer antar kota menceritakan saat liburannya beberapa bulan yang lalu. Dia pulang ke Indonesia bersama dengan kafil sekaligus bos-nya di syarikah tempat dia bekerja. Selama 10 hari Muhammad al-Jasr, nama kafil Agus, ternyata lebih memilih menginap di rumah Agus di sebuah kampung di Sukabumi. 

Setelah beberapa hari tiba di kampung halamannya, para tetangga Agus yang mendengar ada orang Arab yang ikut pulang bersamanya, bertanya-tanya mana orang Arab yang ikut liburan di rumahnya. Maklum, majikan Agus, meskipun asli Arab, tetapi perawakannya kecil hanya jenggot tebal dan hidung mancungnya saja yang mencirikan dia orang Arab. Karena orang kampung pada penasaran dan belum percaya bahwa yang bersamanya waktu pulang adalah orang Arab, maka Agus mengadukan ke Muhamamd al-Jasr, majikannya.

Empat Sehat Lima Sempurna (versi lain)

Konon, yang disebut makanan 4 Sehat 5 Sempurna adalah:
 
1. Makanan Pokok.
2. Lauk-Pauk.
3. Sayur-Mayur.
4. Buah.
5. Susu.

Benarkah?
 
Lantas, kenapa banyak orang2 yang miskin dan pola makannya sangat sederhana, tidak sesuai dengan 4 sehat 5 sempurna, namun tubuh mereka kuat2 dan sehat?
 
Rupanya istilah 4 Sehat 5 Sempurna sendiri masih diperselisihkan oleh para ahli kedokteran sendiri, ada yang pro dan ada yang kontra terhadap istilah tersebut.
Lantas bagaimana pandangan ulama Islam terhadap makanan yang sehat?

Imam Ahmad rahimahullah mengatakan, “Jika dalam satu makanan terkumpul 4 (empat) hal, maka makanan tersebut adalah makanan yang sempurna. Empat hal tersebut adalah menyebut nama Allah saat mulai makan, memuji Allah di akhir makan, banyaknya orang yang turut makan dan berasal dari sumber yang halal.”

Kesimpulannya adalah, makanan 4 sehat 5 sempurna yaitu:

1. Membaca “Bismillah” ketika mulai makan.
2. Memuji Allah di akhir makan.
3. Banyaknya orang yang turut makan.
4. Berasal dari sumber yang halal.
dan yang ke-5 adalah Ittiba (mengikuti Sunnah Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam).

Ingat, kesehatan jiwa lebih diutamakan dari kesehatan fisik.

Wallahu a’lam.

Oleh Abu Fahd

JANGAN MENYERAH... !!!!

Ketika Segalanya Tidak Berjalan Dengan Baik Seperti Yang Sering Terjadi, Ketika Jalan Yang Kita Lalui Dengan Susah Payah Tampak Begitu Berat, Ketika Penghasilan Begitu Sedikit Dan Hutang Menumpuk, Dan Kita Ingin Tersenyum, Tetapi Kita Harus Berkeluh Kesah...

Ketika Kesulitan Mengecewakan Kita, Rasanya Begitu Pahit!

Marilah Beristirahat Bila Perlu, TETAPI JANGANLAH MENYERAH.


Memang Hidup Dan Segala Seluk-Beluknya Tampak Aneh, Seperti Yang Pernah Kita Alami. Dan Sering Kali Seseorang Berbalik Arah, Ketika Mereka Mungkin Bisa Menang! JANGAN MENYERAH, Meski Jalannya Lambat, Kita Dapat Berhasil Dengan Mencobanya Lagi.

Terkadang Sasaran Tampak Begitu Lebih Dekat Dari Segalanya. Sering Kali Seorang Pejuang Telah Menyerah Ketika Mereka Mungkin Dapat Merebut Piala Kemenangan, Dan Mereka Terlambat Untuk Belajar Karena Malam Telah Tiba. Bahwa Sebenarnya Mereka Begitu Dekat Dengan "MAHKOTA EMAS". Dan Bisa Saja Mungkin Tinggal Selangkah Lagi...

Kembalikan Barang Setelah Membeli

Barang yang Sudah Dibeli Dapat Ditukar atau Dikembalikaninvoice di ini buktinya, meski dari sebuah dept. store modern dan ternama di Dammam, KSA (Centrepoint dan Citymax)

Di Indoneisa, sering kita jumpai nota pembelian yang menyantumkan “Barang yang sudah dibeli tidak dapat ditukar atau dikembalikan.” Padahal, ketentuan tersebut sangat merugikan pembeli/konsumen, selain melanggar aturan syari’at agama yang mengandung madhorot.

Dalam Undang-Undang Perlindungan Konsumen (UUPK) di Indonesia, sebenarnya telah diatur, sebagaimana disebut dalam pasal 18 UU PK yang terdiri dari 4 ayat, di antaranya ayat (1) berisi ketentuan yang tidak boleh dicantumkan dalam sebuah klausula baku. Akan tetapi, setelah berlakunya UUPK tersebut, pernyataan sewegang-wenang penjual dalam nota penjualan “Barang yang sudah dibeli tidak dapat ditukar atau dikembalikan” masih tetap ada tertulis sepanjang tidak diatur secara khusus dalam UUPK.

Kunci Sukses

Seorang pengusaha membuat pengumuman bahwa dirinya mencari seorang sekretaris perusahaan. Maka banyak orang dari kalangan pemuda mencoba melamar lowongan pekerjaan tersebut pada waktu yang telah ditentukan untuk interview.

Pengusaha tersebut kemudian memanggil satu persatu ke dalam kantornya untuk mewawancarai beberapa hal, agar mengetahui kemampuan dan adab para pelamar.

Akhirnya pengusaha tersebut memilih salah satu dari sekian palamar setelah wawancara yang sangat singkat. Seorang teman pengusaha yang menyaksikan hal tersebut terheran-heran dengan keputusannya tersebut, dia bertanya: “Atas dasar apa kau memilih pemuda tersebut, padahal kau belum mewawancarainya kecuali sangat sebentar saja?”
Sang pengusaha tersebut menjawab: “Sesungguhnya pemuda tersebut, membersihkan kedua sandalnya ke keset saat akan masuk ke ruanganku, kemudian menutup pintu dengan lembut dan tenang, maka aku tahu bahwa dia seorang yang selalu menjaga kebersihan dan disiplin. Lantas saat melihatku dia mengucapkan salam dan dia juga menjawab yang aku tanyakan dengan cermat dan penuh hormat, maka aku mengerti bahwa dia seorang yang baik budi pekertinya. Dan dia juga telah antri menunggu gilirannya untuk wawancara tanpa mendahului giliran yang lain, maka dapat aku mengerti bahwa dia seorang yang rendah hati. Maka jika terkumpul sifat-sifat yang mulia ini pada seseorang, dialah yang lebih utama untuk menjadi sekretarisku daripada yang lain.”