Keterangan Syeikhul Islam -rohimahulloh- tentang JIN dan kebiasaan mereka...
=====
Jin itu seperti manusia, ada yang mukmin taat, ada yang muslim jahil, atau (muslim) munafik, atau (muslim) pendosa, dan ada juga yang kafir. Setiap jenis ini akan condong kepada yang sejenis dengannya.
Adapun (kekuasaan) yang diberikan Allah kepada (Nabi) Sulaiman, itu di luar kekuasaan jin dan manusia, karena tidak ada seorangpun yang bisa menguasai jin secara mutlak dalam hal kepatuhan kepadanya.
Tidak ada seorangpun yang bisa memanfaatkan mereka kecuali dengan imbalan, bisa jadi imbalan itu berupa tindakan tercela yang disukai jin, atau berupa ucapan yang dapat menjadikan setan tunduk kepadanya, seperti mantera-mantera dan jampi-jampi.
Setiap jin itu ada atasannya, maka bisa jadi mereka melayani sebagian orang karena kepatuhan dia kepada jin yang di atasnya, sebagaimana ada sebagian orang yang melayani orang lain karena perintah penguasa untuk melayaninya, karena sebuah kitab yang bersamanya dari penguasanya, padahal sebenarnya dia tidak suka melayaninya, dan bisa saja mereka mengambil kitab itu darinya lalu tidak melayaninya, dan bisa saja mereka membunuhnya, atau menjadikannya pesakitan, makanya banyak manusia yang dibunuh jin.






